Kamis, 08 April 2010

Raffi Ahmad - Olga Syahputra, Bukan Sahabat Biasa

Have you ever wondered what exactly is up with indonesian celebrity? This informative report can give you an insight into everything you've ever wanted to know about indonesian celebrity.
Once you begin to move beyond basic background information, you begin to realize that there's more to indonesian celebrity than you may have first thought.

Kekompakan duet presenter Olga Syahputra dan Raffi Ahmad dalam membawakan acara DAHSYAT sudah tidak perlu diragukan lagi. Guyonan serta obrolan yang menghibur dengan sendirinya meluncur dari bibir Olga dan Raffi saat mereka tampil live. Saat ditemui seusai membawakan acara di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (08/04), keduanya menceritakan awal mula persahabatan mereka. "Pertama ketemu dulu saya punya pacar Bella, dia syuting bareng. Saya anterin ketemu Olga. Setahun dua tahun kemudian kita main bareng," ungkap Raffi. Raffi berujar bahwa resep persahabatannya dengan Olga adalah rasa saling mengerti dan tidak egois. Ia memposisikan diri sebagai sahabat sekaligus rekan kerja Olga. "Bintang kita juga sama2 aquarius. Aquarius kan baik, tidak sombong, menyenangkan," timpal Olga menambahkan. Perasaan kesal jarang mereka rasakan kala bercanda satu dengan yang lain sebab mereka telah mengetahui kapasitas masing-masing. Ditambahkan Raffi, Olga selalu berusaha mengenal seseorang terlebih dahulu sebelum ia mengajak orang tersebut bercanda. Di mata Raffi, Olga adalah pekerja keras yang mau hidup susah serta mau membagi ilmunya. "Raffi menyenangkan bisa jadi teman curhat saya, ngerti apa yg saya mau. Kelebihan Raffi menyenangkan enak banget mudah-mudahan bisa seumur hidup. Dia orangnya kalo kita bilangin dia ngerti paham," papar Olga saat ditanya mengenai Raffi. Lalu arti pentingnya persahabatan bagi mereka berdua? "Kesenangan bisa dibeli, teman yang susah dicari. Pacar bisa putus suami istri cerai, sahabat ga bisa," pungkas Raffi. (kpl/gum/dka)

Is there really any information about indonesian celebrity that is nonessential? We all see things from different angles, so something relatively insignificant to one may be crucial to another.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar